BEKASI, RADIANTVOICE.ID – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, mendorong seluruh perusahaan di Indonesia untuk memberikan jaminan perlindungan sosial kepada para pekerjanya melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
“ Saya mengimbau perusahaan untuk terus kuatkan perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan, sesuai dengan komitmen pemerintah dan seterusnya,” ujar Muhaimin saat kunjungan di Tambun Selatan, Kamis (30/04/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul insiden kecelakaan kereta antara Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4), yang menewaskan 16 orang.
Dalam kunjungan tersebut, Muhaimin mendatangi keluarga korban bernama Nur Ainia Eka Rahmadhyna, seorang Control Room Officer di Kompas TV. Almarhumah tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan selama 10 tahun 5 bulan.
Dari kepesertaan tersebut, ahli waris menerima total santunan sebesar Rp340.075.030. Nilai tersebut mencakup Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kematian, biaya pemakaman, santunan berkala, Jaminan Hari Tua (JHT), serta Jaminan Pensiun yang akan diterima setiap tahun.
Muhaimin didampingi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, memastikan seluruh hak finansial korban disalurkan secara langsung kepada keluarga.
Ia menegaskan bahwa insiden tragis tersebut harus menjadi refleksi bersama bahwa setiap pekerja menghadapi risiko dalam mencari nafkah. Oleh karena itu, perlindungan jaminan sosial tidak bisa ditawar.
Muhaimin juga mengapresiasi perusahaan yang telah mendaftarkan pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan kewajiban moral, bukan sekadar formalitas administratif.
“Perusahaan seperti Kompas dan perusahaan lainnya yang komit terhadap para pekerja ini terus mendapat pelayanan dengan baik dari BPJS Ketenagakerjaan. Apa yang telah dititipkan melalui perlindungan sosial ini bisa kita layani sebagai bagian integral dari perlindungan sosial,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Muhaimin turut menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban kecelakaan.
“Keluarga besar Kemenko PM menyampaikan duka mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga diberikan kesabaran, dan semoga almarhumah husnul khatimah,” tutupnya (RED).





























Discussion about this post