JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa rapat bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi digelar secara tertutup guna membahas kasus dugaan kekerasan seksual di kampus.
Rapat tersebut berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2026), dengan menghadirkan perwakilan dari Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Bandung, serta Institut Pertanian Bogor.
“Supaya rapatnya lebih bisa mengeksplorasi berbagai hal yang mungkin menyangkut nama-nama, maka lebih baik dilakukan secara tertutup,” ujar Hetifah saat membuka rapat.
Ia menjelaskan, keputusan menggelar rapat tertutup diambil agar pembahasan dapat berjalan lebih mendalam dan sensitif, terutama terkait isu yang melibatkan individu dan institusi pendidikan.
Dalam rapat tersebut, turut hadir sejumlah pimpinan kampus, antara lain Rektor UI Herry Hermansyah, Rektor ITB Irwan Meilano, Rektor Unpad Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, serta perwakilan dari IPB.
Pembahasan ini dilakukan menyusul mencuatnya dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswa dan menjadi perhatian publik.
Sementara itu, sebelumnya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI mendesak Kemdiktisaintek untuk turun langsung menangani kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan Fakultas Hukum UI.
Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menilai kementerian tidak boleh tinggal diam dan harus memastikan penanganan kasus berjalan transparan serta bebas dari intervensi pihak mana pun.
“Sebagai pemegang otoritas tertinggi pendidikan, kementerian harus turun tangan agar kasus ini tidak dipetieskan,” ujarnya.
Selain itu, BEM juga mendorong agar dilakukan evaluasi terhadap kinerja Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS), serta menuntut tindakan tegas terhadap pelaku jika terbukti bersalah.
Rapat Komisi X DPR RI ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi (RED).




























Discussion about this post