JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mengusulkan transformasi skema bantuan operasional dari BOPTN menjadi BOPT guna menyelamatkan perguruan tinggi swasta (PTS) kecil dari ancaman penutupan.
Menurutnya, langkah ini menjadi respons atas ketimpangan ekosistem pendidikan tinggi yang dinilai semakin menekan keberlangsungan PTS, khususnya yang berskala kecil.
“Ada ide, andaikan ada bantuan ke perguruan tinggi swasta, fokusnya bukan pada kelembagaan, melainkan langsung kepada mahasiswanya,” ujar Fikri dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai, kebijakan seleksi masuk perguruan tinggi saat ini turut memicu ketimpangan, sehingga PTS kehilangan momentum dalam menjaring mahasiswa baru.
Ia mengusulkan agar pemerintah mengadopsi skema seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang telah diterapkan di jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Dengan mengubah nomenklatur Biaya Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) menjadi Biaya Operasional Perguruan Tinggi (BOPT), menurutnya, kebijakan tersebut akan lebih inklusif karena mencakup perguruan tinggi negeri dan swasta.
Fikri menegaskan bahwa pembahasan terkait skema ini telah dilakukan hingga tingkat teknis dan akan terus dimatangkan bersama pemerintah.
“Kita sudah diskusikan sampai ke tingkat teknis dan akan terus dimatangkan bersama Menteri Pendidikan. Fokusnya adalah bagaimana huruf ‘S’ (Swasta) ini mendapatkan porsi yang tepat dalam kebijakan anggaran,” tegasnya.
Ia juga menyoroti keluhan dari berbagai asosiasi perguruan tinggi swasta terkait panjangnya jadwal seleksi perguruan tinggi negeri (PTN) yang dinilai merugikan PTS.
Sebagai solusi, Panitia Kerja (Panja) Komisi X DPR RI merekomendasikan penataan ulang jadwal Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) nasional agar pengumuman PTN dilakukan paling lambat Juni setiap tahun.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian dan ruang bagi PTS untuk tetap bersaing dalam menarik mahasiswa baru di tengah tantangan ekonomi dan ketimpangan sistem pendidikan.





























Discussion about this post