JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, kembali memfasilitasi program mudik gratis lintas Jawa–Sumatera bagi mahasiswa dan keluarga alumni IPB menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Program ini terselenggara melalui kerja sama Yayasan SAFA dan Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB), dengan dukungan sponsor dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Mudik gratis dijadwalkan berlangsung pada 14–15 Maret 2026 dengan titik keberangkatan dari Lapangan Gedung DPR RI. Sejumlah kota tujuan antara lain Palembang, Lubuk Linggau, Pangandaran, Yogyakarta, Solo, Semarang hingga Surabaya. Hingga awal Maret, tercatat sekitar 1.000 peserta telah mendaftarkan diri.
“Melihat kondisi ekonomi yang sedang tidak baik dan daya beli menurun, kami ingin membantu adik-adik mahasiswa serta keluarga alumni agar tetap bisa pulang kampung dan merayakan Idul Fitri tanpa terbebani biaya transportasi,” ujar Fauzi di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Dampak Geopolitik ke Ekonomi Nasional
Fauzi yang juga menjabat Ketua Umum HA IPB menilai program ini sebagai bentuk komitmen sosial yang rutin dilaksanakan menjelang Lebaran. Ia turut menyinggung ketegangan geopolitik global, termasuk konflik antara Israel dan Iran yang berdampak pada penutupan Selat Hormuz.
Menurutnya, Selat Hormuz merupakan jalur distribusi utama minyak dunia, dengan sekitar 18 hingga 20 juta barel minyak per hari melintasi kawasan tersebut. Gangguan distribusi berpotensi memicu kenaikan harga energi dan kebutuhan pokok di Indonesia.
“Kita tidak tahu sampai kapan perang ini akan berakhir, dan tentu ini akan memicu krisis ekonomi global,” jelas politisi Partai NasDem dari Dapil Sumsel I tersebut.
Antusiasme Peserta Meningkat
Ketua Panitia Pelaksana Mudik, Hasan Azhari, menyebut antusiasme peserta tahun ini meningkat signifikan. Banyak mahasiswa perantau memanfaatkan fasilitas ini untuk menghemat biaya perjalanan sekaligus memastikan perjalanan lebih aman dan terorganisir.
Selain membantu meringankan beban ekonomi, program mudik gratis ini juga diharapkan dapat menekan angka kecelakaan serta mengurangi kemacetan selama arus mudik Lebaran.
“Dengan transportasi yang terorganisir dan aman, kami berharap perjalanan peserta berlangsung nyaman dan selamat sampai tujuan,” kata Hasan.
Program kolaborasi yayasan, komunitas alumni, dan dukungan perbankan nasional ini diharapkan dapat terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak penerima manfaat pada tahun-tahun mendatang (RED).





























Discussion about this post