JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, menyatakan dukungannya terhadap rencana Presiden Prabowo Subianto menyalurkan kapal penangkap ikan berukuran 5 Gross Tonnage (GT) hingga 30 GT ke desa-desa nelayan. Program yang tergabung dalam skema Kampung Nelayan Merah Putih tersebut dinilai strategis untuk mengatasi keterbatasan armada tangkap nelayan Indonesia.
Menurut Usman, peningkatan kapasitas armada penangkapan ikan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menilai, selama ini sebagian besar nelayan masih bergantung pada kapal kecil dengan kondisi yang tidak lagi layak digunakan untuk melaut jauh.
“Selama ini jangkauan melaut nelayan sempit dan hasil tangkapan minim karena keterbatasan kapal. Dengan kapal 5 GT hingga 30 GT, produktivitas akan meningkat, wilayah tangkap meluas, dan aspek keselamatan nelayan lebih terjamin,” ujar Usman dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).
Usman juga mengapresiasi pendekatan terintegrasi pemerintah yang tidak hanya memberikan bantuan kapal, tetapi juga menyiapkan pembangunan infrastruktur pendukung seperti dermaga kecil (jetty), pabrik es, serta fasilitas pendingin atau cold storage. Menurutnya, dukungan dari hulu hingga hilir sangat penting untuk menjaga kualitas dan nilai jual hasil tangkapan nelayan.
Meski demikian, legislator PKB tersebut mengingatkan agar penyaluran bantuan kapal dilakukan secara transparan dan berbasis pendataan yang akurat. Ia menegaskan, pemerintah harus memastikan bantuan tidak salah sasaran atau dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berhak.
“Harus ada pendataan yang jelas dan terbuka. Jangan sampai kapal justru tidak digunakan secara optimal. Pengawasan ketat dan berkelanjutan sangat diperlukan agar kapal benar-benar dikelola secara kolektif untuk kepentingan nelayan,” tegasnya.
Usman mendorong keterlibatan aktif pemerintah daerah dan kelompok nelayan dalam pengawasan pelaksanaan program di lapangan. Ia berharap program Kampung Nelayan Merah Putih tidak berhenti pada seremonial penyerahan bantuan semata, melainkan menjadi tonggak modernisasi kampung nelayan di seluruh Indonesia.
“Negara harus hadir secara nyata di tengah kehidupan nelayan. Jika dikelola dengan benar, program ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi pesisir dan menghidupkan sektor kelautan nasional,” pungkas Usman (RED).





























Discussion about this post