SURABAYA, RADIANT VOICE.ID – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jawa Timur menyatakan dukungan penuh terhadap program misi dagang yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dukungan tersebut disampaikan secara khusus oleh anggota Bidang Perindustrian dan Perdagangan BADKO HMI Jatim, Rizqi Ikhzahrul Romadhon, yang menilai bahwa program ini memiliki peluang strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, yang sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda. Pemuda tidak hanya diposisikan sebagai pengamat, tetapi juga sebagai pelaku yang dapat memahami secara langsung dinamika perdagangan, distribusi komoditas, hingga peluang ekspansi pasar antar daerah.
“Misi dagang ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang belajar nyata bagi pemuda untuk memahami ekosistem ekonomi dan perdagangan. Kami melihat misi dagang ini bukan hanya soal transaksi antar daerah, tetapi juga sebagai laboratorium pembelajaran bagi pemuda. Keterlibatan mereka akan mempercepat lahirnya wirausahawan muda yang adaptif dan inovatif, Ini penting agar ke depan lahir generasi yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan pemuda dalam agenda strategis seperti misi dagang merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, pemuda perlu diberikan akses langsung terhadap praktik ekonomi riil agar mampu memahami rantai distribusi, membaca peluang pasar, serta membangun jejaring usaha sejak dini. Sinergi antara pemerintah daerah dan pemuda menjadi kunci dalam memperkuat daya saing ekonomi Provinsi Jawa Timur. Dengan melibatkan organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan pelaku usaha, program misi dagang diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi serta memperluas jejaring bisnis lintas wilayah di tingkat nasional maupun global.
Provinsi Jawa Timur sendiri memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 42 juta jiwa dan luas wilayah yang mencakup sekitar 30 persen dari Pulau Jawa, ini merupakan pasar dan produsen yang cukup besar. Selain itu, Provinsi Jawa Timur juga berperan sebagai penopang utama dalam distribusi nasional, di mana sekitar 80 persen suplai komoditas ke wilayah Indonesia bagian timur berasal dari Provinsi Jawa Timur. Hal tersebut menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Timur tidak hanya kuat dari sisi produksi, tetapi juga memiliki infrastruktur distribusi yang mumpuni. Ini juga sejalan dengan konsep “Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara”, slogan yang diusung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini menggambarkan posisi strategis Provinsi Jawa Timur sebagai pintu utama aktivitas ekonomi, khususnya menuju kawasan Indonesia bagian timur. Artinya, Provinsi Jawa Timur tidak hanya menjadi pasar dan pusat produksi, tetapi juga hub distribusi, perdagangan, dan konektivitas antarwilayah di nusantara.
Dengan ini, BADKO HMI Jatim berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi pemuda dalam berbagai program strategis, khususnya di sektor perindustrian dan perdagangan. Keterlibatan aktif pemuda diyakini akan menjadi investasi penting dalam membangun pondasi kemandirian ekonomi di masa depan. BADKO HMI Jatim juga mendorong agar ke depan terdapat program turunan dari misi dagang yang lebih berkelanjutan, yang secara rutin melibatkan pemuda. Hal ini dinilai penting agar dampak dari misi dagang tidak berhenti pada kegiatan sesaat, tetapi mampu memberikan efek jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Sehubungan dengan komitmen Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jawa Timur dalam mendorong kemajuan daerah Jawa Timur, Badko HMI Jatim menyatakan sikap dukungan penuh dan siap berkolaborasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengawal program-program turunan dari misi dagang tersebut, termasuk pelatihan kewirausahaan dan penguatan kapasitas pemuda di sektor perindustrian dan perdagangan.” pungkasnya.
Bidang Perindustrian dan Perdagangan, Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jawa Timur Periode 2024-2026. (RED).




























Discussion about this post