PONTIANAK, RADIANTVOICE.ID – Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan, Muhamad Mardiono, secara resmi membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PPP Kalimantan Barat di Pontianak, Jumat (27/2/2026).
Muswil tersebut menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi nasional partai menjelang tahapan verifikasi serta persiapan menghadapi Pemilihan Umum Indonesia 2029.
“InsyaAllah, dalam waktu dekat konsolidasi nasional selesai. Ini menjadi langkah awal menyongsong verifikasi yang akan dilaksanakan pada awal 2027,” ujar Mardiono.
Ia menjelaskan, PPP tengah mempercepat pembentukan agen-agen politik hingga tingkat kelurahan. Struktur tersebut ditargetkan sudah terbentuk secara penuh satu tahun sebelum Pemilu 2029, guna memperkuat mesin partai di akar rumput.
Menurutnya, meskipun pada Pemilu 2024 PPP menghadapi dinamika politik nasional yang berat, basis dukungan di tingkat grassroot masih tetap solid.
“Alhamdulillah, ini mencerminkan bahwa kekuatan kita di grassroot masih solid,” tegasnya.
Penyamaan Misi Perjuangan
Lebih lanjut, Mardiono menekankan pentingnya penyamaan misi perjuangan antara struktur partai di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. Hal itu dinilai krusial agar langkah politik PPP berjalan searah dan saling menguatkan.
Ia menegaskan, perjuangan politik PPP bukan semata mengejar kekuasaan, tetapi memperjuangkan kemaslahatan umat dan rakyat.
Dalam konteks politik nasional, Mardiono kembali menegaskan posisi historis PPP yang selama ini bersama pemerintah sebagai bagian dari ikhtiar membangun bangsa. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara ulama dan umara agar kebijakan negara tetap berada dalam koridor nilai kebijaksanaan.
Mardiono menambahkan, Kalimantan Barat akan menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus dalam konsolidasi regional, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Kalimantan Barat akan menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus dalam konsolidasi regional, agar kita bisa memperoleh mandat rakyat secara maksimal,” pungkasnya (RED).






























Discussion about this post