JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Thomas Djiwandono telah mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Gerindra setelah namanya masuk dalam bursa calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Prasetyo Hadi yang juga menjabat Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) menyampaikan hal tersebut di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa. Ia menjelaskan, pengunduran diri Thomas dilakukan untuk memenuhi ketentuan yang melarang anggota partai politik menduduki jabatan di bank sentral.
“Pada saat dicalonkan, sudah memenuhi persyaratan-persyaratan,” kata Prasetyo di Jakarta, Selasa (20/01/2025).
Ia menegaskan, saat ini Thomas sudah tidak lagi tercatat sebagai anggota Partai Gerindra. Bahkan, kartu tanda anggota (KTA) Gerindra milik Thomas sudah tidak berlaku.
“Ya, sudah mengundurkan diri dari keanggotaan partai,” ujarnya.
Menurut Prasetyo, pengunduran diri tersebut merupakan bagian dari rangkaian proses pencalonan yang sedang berjalan. Namun demikian, ia mengaku belum dapat memastikan secara detail tanggal pengajuan pengunduran diri Thomas dari partai berlambang kepala garuda itu.
“Tanggalnya saya lihat dulu,” ucapnya singkat.
Terkait alasan Presiden Prabowo Subianto memilih Thomas Djiwandono sebagai salah satu nama dalam bursa calon Deputi Gubernur BI, Prasetyo menyebut terdapat sejumlah pertimbangan khusus. Ia mengatakan, Presiden sebelumnya mempertimbangkan beberapa nama sebelum akhirnya mengerucut pada kandidat tertentu.
“Ada alasan-alasan tertentu. Kan ada beberapa nama,” katanya.
Nama Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono belakangan memang menjadi sorotan publik seiring menguatnya kabar pencalonannya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Isu tersebut mencuat setelah pemerintah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI terkait pengusulan calon pimpinan Bank Indonesia (RED)






























Discussion about this post