Jakarta, radiantvoice.id – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha, Bamus Suku Betawi 1982 menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal bagi pengurus, ormas kebetawian, dan masyarakat umum di Pondok Budaya Betawi, Jalan Rorotan 3 No.61, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan ini digelar sebagai upaya memberikan pemahaman mengenai teknik penyembelihan hewan kurban yang sesuai syariat Islam, sekaligus memenuhi standar kesehatan dan kesejahteraan hewan sebagaimana ditetapkan pemerintah.
Ketua Bamus Suku Betawi 1982 Jakarta Utara, M. Ichwan Ridwan atau yang akrab disapa Boim, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari syiar untuk memperluas pemahaman masyarakat terkait tata cara penyembelihan hewan kurban yang halal dan sesuai syariat.
“Pelatihan ini bukan hanya melahirkan juru sembelih yang profesional, tetapi masyarakat sebagai sohibul kurban juga diharapkan mampu menyembelih sendiri hewan kurbannya,” ujar Boim. dan tak lupa M. Icwan Ridwan atau yang sering disapa Boim tersebut mengucapkan Terima Kasih Kepada pihak-pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini Seperti H. Radian Azhar menyumbangkan 3 Ekor Kambing, serta PD Dharmajaya dan Baznas Jakarta Utara Masing2 1 Ekor Kambing.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran pengurus pusat Bamus Suku Betawi 1982 yang diwakili Sekretaris Jenderal H. Muhammad Ikhsan, didampingi pengurus DPD kota/kabupaten.
Kegiatan dibuka oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara yang dalam kesempatan itu diwakili Wakil Camat Cilincing, Agung Cahyo Kuntadi. Ia menyampaikan dukungannya terhadap pelatihan tersebut agar proses penyembelihan hewan kurban dapat menghasilkan daging yang bersih, sehat, dan halal bagi masyarakat.
“Perhatikan kesehatan dan kesejahteraan hewan kurban. Dalam pelaksanaannya, sanitasi serta pengelolaan limbah juga harus menjadi perhatian,” kata Agung.
Materi pelatihan pertama disampaikan oleh DPD Juru Sembelih Halal (Juleha) Jakarta Utara melalui narasumber Ahmad Syarif yang membahas dasar hukum syariat serta praktik penyembelihan dan penanganan hewan kurban hingga menjadi daging siap distribusi.

Sementara materi kedua disampaikan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta melalui Liani Herawati mengenai kesehatan dan kesejahteraan hewan kurban.
Ketua panitia pelatihan, Bahrudin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap pelatihan serupa dapat rutin dilaksanakan agar teknik dan tata cara penyembelihan hewan kurban semakin dipahami masyarakat luas. (frans)
























Discussion about this post