Jakarta Barat, radiantvoice.id – Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat resmi meluncurkan program “Sekolah Kembali” sebagai langkah nyata menekan angka anak putus sekolah dan membuka kembali akses pendidikan bagi warga usia sekolah di Jakarta Barat.
Program tersebut diluncurkan di Ruang MH Thamrin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026), disaksikan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana, jajaran pejabat Dinas Pendidikan, serta Asisten Kesejahteraan Rakyat Setko Jakarta Barat Depika Romadi.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menegaskan bahwa pendidikan menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, program “Sekolah Kembali” bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan bersama untuk mengembalikan anak-anak ke lingkungan belajar.
“Harapan kami bukan hanya memperbaiki angka statistik, tetapi benar-benar mengembalikan anak-anak ke bangku pendidikan,” ujar Nahdiana.
Sementara itu, Asisten Kesra Jakarta Barat, Depika Romadi, mengatakan persoalan anak tidak sekolah masih menjadi tantangan serius di Jakarta Barat yang memiliki tingkat kepadatan dan mobilitas masyarakat cukup tinggi.
“Persoalan anak tidak sekolah membutuhkan kerja kolaboratif seluruh unsur masyarakat dan pemerintah,” katanya.
Kepala Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat, Agus Ramdhani, mengungkapkan program tersebut akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan pendekatan langsung kepada masyarakat.
Saat ini Jakarta Barat baru memiliki dua Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kalideres dan Cengkareng. Untuk menjangkau wilayah yang belum memiliki SKB seperti Tambora dan Taman Sari, Sudin Pendidikan menghadirkan inovasi “Kelas Jauh” agar akses pendidikan kesetaraan lebih mudah dijangkau masyarakat.
Pada tahap awal, program “Sekolah Kembali” menargetkan 150 peserta dari empat kecamatan, yakni Tambora, Taman Sari, Cengkareng, dan Kalideres.
Ketua Dewan Kota Jakarta Barat, Abang Fahri, turut menyampaikan dukungan dan apresiasinya terhadap program tersebut. Menurutnya, langkah Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi program ‘Sekolah Kembali’ ini sebagai upaya menekan angka anak putus sekolah. Ini juga sejalan dengan amanah UUD 1945 bahwa setiap anak berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujar Abang Fahri Sebagai Ketua Dewan Kota Jakarta Barat.
Program ini diharapkan menjadi gerakan sosial bersama agar tidak ada lagi anak di Jakarta Barat yang kehilangan kesempatan belajar akibat keterbatasan ekonomi maupun persoalan sosial lingkungan. (frans)

























Discussion about this post