SURABAYA, RADIANTVOICE.ID – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menegaskan pentingnya sinergi antara PDI Perjuangan dan Nahdlatul Ulama dalam mengatasi persoalan kemiskinan dan ketimpangan sosial di tengah masyarakat.
Menurut Said, baik kelompok santri yang identik dengan NU maupun kelompok nasionalis yang selama ini menjadi basis PDI Perjuangan, memiliki kesamaan tantangan dalam kehidupan sosial-ekonomi.
“Santri dan abangan ini hanya beda sehelai bulu. Tapi nasibnya sama—sama-sama miskin, sama-sama tertinggal dari sisi pendidikan, dan sama-sama kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak,” ujarnya dalam acara Halal Bihalal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Surabaya, Minggu (12/4/2026).
Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi alasan kuat bagi kedua kekuatan sosial tersebut untuk bersatu dalam perjuangan yang lebih konkret. Menurutnya, kolaborasi antara NU dan PDI Perjuangan merupakan langkah strategis untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Said menilai, NU memiliki peran penting dalam pemberdayaan umat di tingkat akar rumput, sementara PDI Perjuangan berperan dalam merumuskan kebijakan publik yang berpihak kepada rakyat kecil.
“Di sinilah peran kita menjadi penting. NU bergerak di sosial kemasyarakatan, sementara PDI Perjuangan memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada rakyat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa hubungan antara kedua entitas tersebut bukanlah hubungan pragmatis, melainkan telah terbangun dari nilai dan perjuangan yang sama dalam membela kelompok masyarakat bawah.
Selain menyoroti isu sosial, Said juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai kejujuran di tengah maraknya disinformasi di era digital. Ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Kita memasuki era di mana sulit membedakan antara kebenaran dan kepalsuan. Karena itu, penting untuk selalu bertabayun dan menjaga silaturahmi,” tegasnya.
Ia pun memastikan bahwa PDI Perjuangan akan terus menjaga komitmen tersebut, baik dalam kerja politik maupun dalam membangun kehidupan sosial yang lebih adil dan sejahtera bagi seluruh rakyat (RED).




























Discussion about this post