JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, menilai capaian kaderisasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi bukti kuat konsolidasi partai yang berjalan solid dari pusat hingga daerah. Ia menegaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja kolektif seluruh elemen partai.
Hal tersebut disampaikan dalam acara Halal Bihalal dan Apresiasi Kaderisasi 2026 di Kantor DPP PKB, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Dalam sambutannya, Muhaimin menyebut kaderisasi sebagai fondasi penting dalam memperkuat struktur dan daya tahan partai.
“Capaian kaderisasi ini menunjukkan bahwa kita berada di jalur yang tepat. Ini bukti konsolidasi partai berjalan dengan baik dan solid,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, proses kaderisasi yang dijalankan Lembaga Kaderisasi Nasional PKB telah menjangkau ribuan angkatan dengan ratusan ribu alumni di seluruh Indonesia. Menurutnya, angka tersebut mencerminkan keseriusan PKB dalam membangun kekuatan politik berbasis kader.
Meski demikian, Muhaimin tetap mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi dan kesinambungan kaderisasi agar tidak hanya berhenti pada capaian kuantitas semata.
“Kaderisasi ini harus terus dijaga dan diperkuat. Konsolidasi partai harus berangkat dari kader yang solid dan terlatih,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua LKN DPP PKB, Zainul Munasichin, menyampaikan bahwa keberhasilan kaderisasi merupakan hasil sinergi seluruh struktur partai, mulai dari DPR RI, DPW, DPC, hingga kader di tingkat akar rumput.
Ia menambahkan bahwa proses kaderisasi ke depan akan terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan politik yang semakin dinamis.
Dalam kesempatan tersebut, LKN DPP PKB juga memberikan penghargaan kepada kader dan struktur terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam memperkuat organisasi partai.
Muhaimin berharap, dengan konsolidasi yang kuat melalui kaderisasi, PKB dapat terus berkembang sebagai partai yang solid, responsif, dan siap menghadapi berbagai dinamika politik nasional.
“Kalau konsolidasi kita kuat, maka perjuangan politik kita juga akan semakin kokoh,” pungkasnya (RED).





























Discussion about this post