JAMBI, RADIANTVOICE.ID – Ketua Komisi IV DPR RI, Anggia Erma Rini, memastikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) terus berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan saat Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI di Jambi, Jumat (10/4/2026), guna meninjau langsung progres pembangunan proyek strategis nasional tersebut yang dikerjakan oleh sejumlah BUMN.
Menurut Anggia, infrastruktur memiliki peran penting sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi, terutama di wilayah Sumatera yang memiliki potensi besar dari sektor pertanian dan sumber daya alam.
“Kita tahu persis pembangunan infrastruktur itu salah satu pilar pertumbuhan ekonomi dan itu sangat penting, apalagi Sumatra yang sangat luas dengan sumber daya yang melimpah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan JTTS sangat krusial dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar distribusi logistik. Dengan demikian, biaya transportasi dapat ditekan dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin berkembang.
Namun demikian, Anggia juga mengakui bahwa pembangunan JTTS masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti proses pembebasan lahan dan perlunya harmonisasi regulasi antar pemangku kepentingan.
Karena itu, kunjungan kerja ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai hambatan di lapangan sekaligus mencari solusi konkret agar proyek dapat diselesaikan tepat waktu.
“Saat ini kami melakukan pengawasan terhadap perkembangan pembangunan tol di Sumatra oleh BUMN Karya, sekaligus memastikan semua kendala bisa segera diatasi,” jelasnya.
Berdasarkan data terbaru, pembangunan JTTS telah menunjukkan progres signifikan. Hingga awal 2025, lebih dari 1.046 kilometer jalan tol telah beroperasi, mencakup 15 ruas utama di Sumatera.
Sejumlah proyek strategis lain juga terus dikebut, seperti ruas Palembang-Betung dengan progres konstruksi di atas 73 persen, serta proyek Betung-Tempino-Jambi yang ditargetkan memangkas waktu tempuh secara signifikan.
Selain itu, pembangunan Jembatan Musi V juga menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas JTTS, sementara sejumlah ruas lain seperti Muara Enim–Prabumulih dan Padang–Pekanbaru juga direncanakan berlanjut dalam tahap berikutnya.
Anggia berharap, dengan percepatan pembangunan dan pengawasan yang optimal, JTTS dapat menjadi tulang punggung konektivitas di Sumatera serta memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.
“Jika tol ini berjalan optimal, maka pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin meningkat dan kesejahteraan masyarakat juga ikut terdongkrak,” pungkasnya (RED).



























Discussion about this post