JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB Hindun Anisah mendesak pemerintah segera memperkuat stabilitas pasokan dan mengamankan rantai distribusi pangan nasional di tengah eskalasi konflik Timur Tengah yang mulai berdampak pada harga komoditas.
Menurut Hindun, gangguan logistik global dan ketidakpastian pasokan bahan baku berpotensi mendorong kenaikan harga pangan di dalam negeri jika tidak diantisipasi sejak dini.
“Kami meminta pemerintah melakukan langkah antisipasi untuk mencegah harga pangan semakin naik akibat konflik di Timur Tengah. Tak hanya harga pangan tapi juga penting untuk menjaga rantai distribusi,” ujar Hindun di Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Ia menegaskan bahwa dalam situasi krisis global, persoalan pangan tidak hanya bergantung pada produksi, tetapi juga pada kelancaran distribusi.
“Dalam situasi konflik global, persoalan pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga soal distribusi. Ketika rantai distribusi terganggu, maka pasokan tersendah dan harga akan naik di tingkat konsumen,” katanya.
Hindun mengungkapkan, tingginya biaya logistik di Indonesia menjadi faktor yang memperparah dampak gangguan distribusi terhadap harga pangan.
“Biaya logistik rata-rata mencapai 14 persen dari harga produk. Kondisi ini membuat setiap hambatan distribusi akan langsung mengerek harga pangan di pasar dalam negeri secara signifikan,” ujarnya.
Sebagai langkah strategis, ia mendorong pemerintah untuk terus memperkuat pasokan pangan domestik, terutama dengan memanfaatkan capaian swasembada beras yang diraih Indonesia pada 2025.
“Swasembada beras yang berhasil dicapai Indonesia pada tahun 2025 harus dijadikan fondasi utama dalam menjaga stabilitas pangan nasional,” tegasnya.
Selain itu, Hindun juga mengapresiasi capaian Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog yang mencapai 4,3 juta ton pada Maret 2026, yang dinilai dapat menjadi instrumen penting untuk intervensi pasar.
Ia menekankan bahwa stok tersebut harus dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran, khususnya untuk menekan lonjakan harga di daerah yang terdampak gangguan distribusi.
“Kemandirian pangan adalah kunci kedaulatan bangsa agar tidak mudah terpengaruh oleh krisis global,” ujarnya.
Hindun berharap pemerintah dapat memastikan distribusi cadangan pangan berjalan efektif sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah ketidakpastian global akibat konflik Timur Tengah (RED).





























Discussion about this post