JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa, mendesak pemerintah segera merombak strategi imunisasi nasional dengan memperluas vaksinasi campak bagi kelompok dewasa, terutama tenaga medis, menyusul meninggalnya seorang dokter muda akibat komplikasi campak di Cianjur.
Neng Eem menilai peristiwa wafatnya dokter internship berinisial AMW (26) harus menjadi peringatan serius bagi pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan, untuk tidak lagi mengabaikan risiko penularan campak pada orang dewasa.
“Kami sangat berduka. Kejadian ini adalah wake-up call yang sangat serius. Penyakit ini tidak bisa lagi dianggap remeh karena terbukti berujung pada komplikasi mematikan. Pemerintah harus menggencarkan imunisasi bagi orang dewasa, khususnya tenaga medis sebagai garda terdepan,” ujar Neng Eem di Jakarta, Senin (30/3/2026).
Selama ini, program imunisasi nasional lebih banyak difokuskan pada anak-anak. Namun, menurut dia, tenaga medis memiliki tingkat kerentanan yang tinggi karena intensitas interaksi dengan pasien serta mobilitas kerja yang tinggi.
Ia mengingatkan bahwa tenaga kesehatan tidak hanya berisiko tertular, tetapi juga berpotensi menjadi penyebar infeksi jika tidak memiliki kekebalan yang memadai.
“Tenaga medis setiap hari bertaruh nyawa menghadapi infeksi menular. Memastikan mereka mendapatkan imunisasi lengkap dan berkala bukan hanya soal perlindungan individu, tapi langkah krusial mencegah penularan di dalam fasilitas layanan kesehatan,” tegasnya.
Data menunjukkan peningkatan kasus campak yang signifikan. Hingga akhir Februari 2025, tercatat 45 Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di 29 kabupaten/kota dengan lebih dari 8.300 kasus terkonfirmasi.
Neng Eem memperingatkan, rendahnya cakupan imunisasi pada kelompok dewasa berpotensi melemahkan ketahanan sistem kesehatan nasional. Tanpa penguatan herd immunity, risiko lonjakan wabah di fasilitas kesehatan maupun ruang publik akan terus meningkat.
Karena itu, ia meminta pemerintah segera melakukan pemetaan ulang serta memperluas akses vaksinasi campak untuk orang dewasa di seluruh wilayah terdampak.
“Rendahnya cakupan imunisasi berdampak langsung pada ketahanan nasional. Kita tidak boleh membiarkan kejadian memilukan ini terulang. Imunisasi harus diperluas, sekarang juga,” pungkasnya (RED).




























Discussion about this post