JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) mulai mematangkan strategi pemenangan melalui konsolidasi pasca-Lebaran dengan menyiapkan pilot project sistem saksi hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS). Langkah ini ditegaskan dalam acara Halal Bihalal yang digelar di Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Kepala BSNPG, Syahmud B. Ngabalin, menyampaikan bahwa peran BSNPG kini tidak lagi sebatas menjaga suara, melainkan menjadi mesin aktif dalam mendongkrak perolehan kursi Partai Golkar di berbagai level legislatif.
“Kami sedang menjalankan pilot project sistem saksi modern di wilayah penyangga Ibu Kota Jakarta sebagai model nasional. BSNPG siap bertindak sebagai mesin utama yang menggerakkan penambahan kursi di DPR RI, DPRD Provinsi, hingga Kabupaten/Kota,” ujar Syahmud.
Menurut dia, konsolidasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur partai hingga ke tingkat akar rumput. Kehadiran perwakilan DPD I dan DPD II dari berbagai daerah, termasuk DKI Jakarta, Banten, hingga Sulawesi Utara, dinilai mencerminkan soliditas jaringan BSNPG secara nasional.
Syahmud juga menekankan pentingnya peran struktur daerah sebagai ujung tombak partai yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Ia mendorong dukungan penuh dari DPP Partai Golkar agar sistem pengelolaan saksi yang tengah disiapkan dapat menjadi standar nasional dalam strategi pemenangan.
Sementara itu, perwakilan DPP Partai Golkar, Mustafa M. Raja, menegaskan pentingnya menjaga stabilitas politik nasional sebagai bagian dari strategi besar partai.
“GOLKAR harus menjaga stabilitas nasional dengan memberikan dukungan penuh tanpa syarat terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran guna memastikan program pembangunan berjalan maksimal,” ujarnya.
Sebagai penguatan di tingkat operasional, BSNPG juga mengusung motto “Menang di TPS” sebagai simbol komitmen kader dalam memastikan kemenangan dimulai dari unit terkecil pemilu. Konsolidasi ini diakhiri dengan koordinasi teknis untuk memastikan strategi pusat dapat diimplementasikan secara efektif di seluruh daerah (RED).


























Discussion about this post