JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Pertemuan politik tingkat tinggi kembali menyita perhatian publik. Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, mendatangi kediaman Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri. Kunjungan itu terjadi di tengah menguatnya isu reshuffle Kabinet Merah Putih yang kini ramai dibicarakan berbagai kalangan.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyebut pertemuan tersebut adalah bentuk silaturahmi yang patut dihargai. “Enggak ada yang salah dengan silaturahmi. Nabi Ibrahim juga melakukannya,” kata Bahlil di Kantor DPP Golkar, Jumat (6/6). Meski demikian, ia enggan berspekulasi lebih jauh soal isi pembicaraan Megawati dan Dasco.
Sinyal politik pun makin menguat. Dalam unggahan di akun Instagram @sufmi_dasco dan @prasetyo_hadi, keduanya terlihat berdiskusi hangat bersama Megawati dan Ketua DPR RI Puan Maharani. Dasco menyebut, dirinya mendapat wejangan dan masukan penting dari Megawati demi kepentingan bangsa dan negara, khususnya untuk menyongsong pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Namun hingga kini, Istana belum memberikan pernyataan resmi terkait isu reshuffle. Dorongan untuk menyegarkan kabinet kembali mencuat, salah satunya dari aktivis senior Rocky Gerung yang menyatakan perlunya “melumpuhkan kabinet” dan mengisinya dengan energi baru. Sementara pengamat memprediksi, manuver politik semacam ini bisa menjadi pemanasan menuju evaluasi besar-besaran yang mungkin segera dilakukan Presiden Prabowo.
Apakah pertemuan ini sekadar silaturahmi atau langkah awal menuju reshuffle kabinet besar-besaran? Publik menanti dengan waspada (RED).































Discussion about this post