MALUKU, RADIANTVOICE.ID – Ketua Dewan Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin, mengaku terharu dapat bersilaturahim dan menyapa langsung para ibu kepala keluarga dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di halaman kantor DPR PKB Maluku Tengah, Kelurahan Namailo, Kecamatan Kota Masohi, Sabtu (15/11/2025).
Kegiatan yang dihadiri ratusan warga, mayoritas para ibu dan keluarga kurang mampu, berlangsung hangat dan menjadi ruang berbagi kepedulian. Rustini menegaskan bahwa Perempuan Bangsa hadir sebagai rumah perjuangan bagi perempuan Indonesia, terutama mereka yang memikul peran ganda dalam keluarga.
“Kami hadir di sini selain untuk silaturahim, juga untuk berbagi kasih berupa bantuan sosial untuk meringankan beban ibu-ibu dan keluarga kurang mampu—sebagai bentuk kepedulian nyata Perempuan Bangsa,” ujar Rustini.
Ia menekankan bahwa perjuangan para ibu merupakan fondasi kekuatan keluarga dan bangsa. “Kami paham perjuangan ibu-ibu—mengatur rumah, mencari nafkah, menyekolahkan anak—semua dilakukan dengan penuh pengorbanan. Dan sedikit bantuan dari kami adalah bentuk penghormatan dan dukungan.”
Rustini juga menyoroti tantangan kesejahteraan di Maluku. Meski provinsi ini memiliki kekayaan laut dan potensi perikanan seperti tuna, cakalang, rumput laut, dan mutiara, pemerataan ekonomi dinilai masih belum optimal.
“Provinsi Maluku kaya akan alam, laut dan hasil perikanan, tetapi kesejahteraan belum merata; persentase kemiskinan provinsi berada di kisaran 15–16% dari total penduduk. Di Kabupaten Maluku Tengah, angkanya sekitar 17–18% menurut data resmi BPS 2024,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Rustini yang hadir bersama Sekjen DPP Perempuan Bangsa Nur Nadlifah dan Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup Dimas Pahlawanita mendorong seluruh kader Perempuan Bangsa dan PKB untuk tidak pasif dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Kader-kader Perempuan Bangsa, kader PKB jangan hanya berpangku tangan. Hadirlah di tengah masyarakat, perjuangkan setiap aspirasi mereka, dan pastikan kesejahteraan dan pemberdayaan berjalan merata tanpa terkecuali,” tegasnya.
Ia menyebut bantuan sosial ini hanyalah langkah awal. Ke depan, Perempuan Bangsa akan mendorong program pemberdayaan yang lebih berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan keluarga di Maluku Tengah.
Pertemuan itu ditutup dengan pantun penyemangat yang disampaikan Rustini:
“Ke Masohi naik perahu, alamnya indah penuh pesona. Mari bersama kita bersatu, menjadi solusi bangsa agar Indonesia semakin maju.”
Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPW PKB Maluku Basri Damis, Pembina Perempuan Bangsa Maluku Habiba Pelu, Ketua DPW Perempuan Bangsa Maluku Nina Batuatas, Ketua DPC Maluku Tengah Sukri Wailissa, Ketua Dewan Syuroh PKB Maluku Tengah Ilyas Bedu, Ketua Perempuan Bangsa Maluku Tengah Mala Pattikawa, serta Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah Fraksi PKB (RED).



























Discussion about this post