Radiant Voice
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar Daerah
  • Internasional
  • Voicer
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
    • All
    • Buku
    • Film
    • Kuliner
    • Musik
    Cover buku

    Membaca Ulang PKI: Sejarah yang Dihidupkan Kembali oleh Matthew Woolgar

    Maulana Sumarlin (Penulis)

    Merangkai Luka, Mematahkan Sunyi: Membaca Broken Strings karya Aurélie Moeremans

    Persib vs Persija

    Ketua AMPG DKI : Laga Persib vs Persija Sarat Gengsi

    Kolokium Buku

    Kolokium Buku KAHMI Kupas Bahaya Manipulasi Politik Modern

    I Can English

    Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

    LMKN

    LMKN Luncurkan Sistem Digital INSPIRATION untuk Pembayaran Royalti Musik

    Buku Harian Anne Frank

    Keindahan Iman Pada Kemanusiaan Dalam Buku Harian Anne Frank

    Jan Geum dalam Jewel in the Palace

    Ketika Dapur Menjadi Medan Perjuangan: Kisah Jang Geum

    Peluncuran dan Bedah Buku “Kyai Faqih Maskumambang: Peradaban Santri dan Altar Kebangsaan”, yang digelar di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

    Menulis Sejarah Ulama, Meneguhkan Identitas Islam Kebangsaan Indonesia

  • Sosok
  • E-Paper
  • RV TV
  • Beranda
  • Kabar Daerah
  • Internasional
  • Voicer
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
    • All
    • Buku
    • Film
    • Kuliner
    • Musik
    Cover buku

    Membaca Ulang PKI: Sejarah yang Dihidupkan Kembali oleh Matthew Woolgar

    Maulana Sumarlin (Penulis)

    Merangkai Luka, Mematahkan Sunyi: Membaca Broken Strings karya Aurélie Moeremans

    Persib vs Persija

    Ketua AMPG DKI : Laga Persib vs Persija Sarat Gengsi

    Kolokium Buku

    Kolokium Buku KAHMI Kupas Bahaya Manipulasi Politik Modern

    I Can English

    Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

    LMKN

    LMKN Luncurkan Sistem Digital INSPIRATION untuk Pembayaran Royalti Musik

    Buku Harian Anne Frank

    Keindahan Iman Pada Kemanusiaan Dalam Buku Harian Anne Frank

    Jan Geum dalam Jewel in the Palace

    Ketika Dapur Menjadi Medan Perjuangan: Kisah Jang Geum

    Peluncuran dan Bedah Buku “Kyai Faqih Maskumambang: Peradaban Santri dan Altar Kebangsaan”, yang digelar di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

    Menulis Sejarah Ulama, Meneguhkan Identitas Islam Kebangsaan Indonesia

  • Sosok
  • E-Paper
  • RV TV
No Result
View All Result
Radiant Voice

Heboh! Dana Rp14 Triliun Diduga Kendalikan Politik Nepal

17 September 2025 12:54
in Internasional
REDAKSIbyREDAKSI
A A
Massa Aksi Demonstrasi di Nepal yang dipenuhi Gen Z

Massa Aksi Demonstrasi di Nepal yang dipenuhi Gen Z

NEPAL, RADIANTVOICE.ID – Nepal tengah diguncang krisis politik usai Perdana Menteri K.P. Sharma Oli mundur akibat gelombang protes besar-besaran yang dipimpin anak muda. Aksi yang menewaskan lebih dari 30 orang itu bukan hanya dipicu isu korupsi, pengangguran, dan pemblokiran media sosial, tapi juga dikaitkan dengan campur tangan asing—terutama Amerika Serikat.

Dokumen internal yang dibocorkan ke media menunjukkan sejak 2020, AS menggelontorkan lebih dari 900 juta dolar AS (setara Rp14 triliun) ke Nepal melalui berbagai program demokrasi, media, kesehatan, hingga reformasi politik. Dana ini sebagian besar disalurkan lewat konsorsium CEPPS, yang beranggotakan National Democratic Institute (NDI), International Republican Institute (IRI), dan International Foundation for Electoral Systems (IFES).

Sebagaimana dikutip dari The Sunday Guardian, besarnya alokasi ini dinilai janggal mengingat ukuran Nepal yang relatif kecil. Misalnya, pada Mei 2022 USAID menandatangani perjanjian senilai 402,7 juta dolar dengan Kementerian Keuangan Nepal, sementara Compact MCC bernilai 500 juta dolar masih berjalan meski menuai protes sengit.

Beberapa proyek yang dipertanyakan antara lain:

  • Proses Demokrasi: $8 juta, dijalankan NDI dan IFES.

  • Civil Society dan Media: $37 juta, lebih dari separuhnya sudah cair.

  • Kesehatan Reproduksi Remaja (ARH): $35 juta, disebut kritikus sebagai upaya pendekatan politik ke kelompok muda rentan.

  • Democracy Resource Center Nepal (DRCN): $500 ribu, dituding jadi corong propaganda.

Selain itu, surat resmi USAID ke Kementerian Keuangan Nepal menunjukkan ada lebih dari 100 LSM lokal yang menjadi sub-pelaksana, memperlihatkan bagaimana jaringan pendanaan ini bekerja hingga ke akar rumput.

NDI, IRI, dan IFES juga aktif melatih aktivis muda, mendorong reformasi partai, hingga membuat survei nasional yang memotret keresahan generasi muda Nepal. Ironisnya, kelompok inilah yang kini memenuhi jalanan Kathmandu dalam demonstrasi besar.

Kritikus menilai aliran dana jumbo itu lebih menyerupai rekayasa politik ketimbang bantuan pembangunan. Pola ini mirip dengan Bangladesh dan Kamboja, di mana program serupa dituding sebagai upaya perubahan rezim.

Kini, dengan lengsernya Oli, muncul pertanyaan besar: apakah gejolak demokrasi Nepal lahir murni dari rakyat, atau justru hasil intervensi sistematis yang didanai asing? (RED).

Tags: CIAKerusuhan NepalNepalUSA
Previous Post

Larangan Media Sosial di Nepal Bongkar Rapuhnya Fondasi Ekonomi Gig

Next Post

Jejak Rp14 Triliun AS di Balik Krisis Politik Nepal

Related Posts

Orang-orang berdiri di dekat sebuah kendaraan yang dibakar oleh para demonstran saat aksi protes menentang korupsi dan keputusan pemerintah memblokir sejumlah platform media sosial, di Kathmandu, Nepal, 8 September. Sumber foto : REUTERS

Jejak Rp14 Triliun AS di Balik Krisis Politik Nepal

17 September 2025 13:02:30
Aksi protes Gen Z Nepal

Larangan Media Sosial di Nepal Bongkar Rapuhnya Fondasi Ekonomi Gig

17 September 2025 12:17:30
Sejumlah Pendemo di Nepal berhasil merampas senjata laras panjang milik Aparat Kepolisian dan Militer saat demonstrasi yang be rujung rusuh.

Sejarah Operasi Rahasia CIA di Nepal Kembali Disorot Publik

17 September 2025 11:58:34
Kerusuhan Nepal membakar Gedung-gedung pemerintahan termasuk Gedung DPR Nepal.

Kudeta Nepal Memicu Kecurigaan Keterlibatan AS, Arsip Mengejutkan Terkuak

17 September 2025 11:53:37

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cover buku

Membaca Ulang PKI: Sejarah yang Dihidupkan Kembali oleh Matthew Woolgar

18 Januari 2026 18:18:12
Fajar Zulkarnain, berbaju putih, saat Kongres XXIV HMI yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta pada 2003.

Jejak Koalisi, Saksi Hidup Bahlil, dan Pertarungan di Kongres HMI Pondok Gede

19 September 2025 13:18:23
Logo HMI dan GMNI

Ketika Tokoh HMI dan GMNI Menyatu di Pelaminan

19 November 2024 10:47:16
Sekjen Partai Golkar, M.Sarmuji, saat memberikan testimoni pada peringatan malam ke-7 meninggalnya politisi Partai Golkar yang juga mantan Ketua Umum PB HMI 2002-2004, Kholis Malik di Jakarta pada Minggu (24/11/2024).

M.Sarmuji: Kholis Malik Tidak Pernah Cemburu pada Junior

25 November 2024 16:15:16
Sah! TAP MPRS No.XXXIII/MPRS/1967 Dicabut

Sah! TAP MPRS No.XXXIII/MPRS/1967 Dicabut

Putri Wales Catherine Selesaikan Perawatan Kemoterapi

Putri Wales Catherine Selesaikan Perawatan Kemoterapi

Ini Tanggapan JK atas Gerakan Anak Abah Tusuk 3 Paslon

Ini Tanggapan JK atas Gerakan Anak Abah Tusuk 3 Paslon

Ketua DPC Gerindra Surabaya Sebut Bumbung Kosong Itu Bagian dari Proses Demokrasi

Ketua DPC Gerindra Surabaya Sebut Bumbung Kosong Itu Bagian dari Proses Demokrasi

Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia

Ahmad Doli Kurnia: RUU Pemilu Harus Rampung Pertengahan Tahun 2026

15 April 2026 22:27:16
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Irawan

Ahmad Irawan: RUU Pemilu Fokus Perbaikan Sistem dan Praktik Pemilu

15 April 2026 22:18:50
Bakal Calon Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), William Heinrich

Maju Jadi Kandidat Ketum HIPMI, William Heinrich Tawarkan Konsep HIPMI 8 Persen

15 April 2026 20:13:12
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia

Chusnunia: Mobil Listrik China Wajib Penuhi TKDN Industri Nasional

15 April 2026 19:43:11

Recent News

Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia

Ahmad Doli Kurnia: RUU Pemilu Harus Rampung Pertengahan Tahun 2026

15 April 2026 22:27:16
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Irawan

Ahmad Irawan: RUU Pemilu Fokus Perbaikan Sistem dan Praktik Pemilu

15 April 2026 22:18:50
Bakal Calon Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), William Heinrich

Maju Jadi Kandidat Ketum HIPMI, William Heinrich Tawarkan Konsep HIPMI 8 Persen

15 April 2026 20:13:12
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia

Chusnunia: Mobil Listrik China Wajib Penuhi TKDN Industri Nasional

15 April 2026 19:43:11

IKLAN

Seedbacklink

Next Post
Orang-orang berdiri di dekat sebuah kendaraan yang dibakar oleh para demonstran saat aksi protes menentang korupsi dan keputusan pemerintah memblokir sejumlah platform media sosial, di Kathmandu, Nepal, 8 September. Sumber foto : REUTERS

Jejak Rp14 Triliun AS di Balik Krisis Politik Nepal

Radiant Voice

Sebuah platform media yang kami dedikasikan untuk menghadirkan informasi yang tidak hanya informatif tetapi juga mencerahkan.

Follow Us

Browse by Category

  • Advertorial
  • Buku
  • Ekonomi
  • Film
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Internasional
  • Kabar Daerah
  • Kuliner
  • Musik
  • Nasional
  • Politik
  • Sosok
  • Voicer

Recent News

Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia

Ahmad Doli Kurnia: RUU Pemilu Harus Rampung Pertengahan Tahun 2026

15 April 2026 22:27:16
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Irawan

Ahmad Irawan: RUU Pemilu Fokus Perbaikan Sistem dan Praktik Pemilu

15 April 2026 22:18:50
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan

© 2024 Radiant Voice Dikembangkan Oleh Tim IT Radiant Voice

The best sites to buy Instagram followers in 2024 are easily Smmsav.com and Followersav.com. Betcasinoscript.com is Best sites Buy certified Online Casino Script. buy instagram followers buy instagram followers Online Casino

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar Daerah
  • Internasional
  • Voicer
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Sosok
  • E-Paper
  • RV TV

© 2024 Radiant Voice Dikembangkan Oleh Tim IT Radiant Voice