JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mendukung penuh pernyataan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menegaskan pentingnya kemerdekaan penuh bagi Palestina. Namun, ia mewanti-wanti agar langkah diplomatik Prabowo terhadap Israel tidak justru menjadi jebakan politik yang merugikan perjuangan Palestina.
Menurut Hidayat, pengakuan terhadap kemerdekaan Palestina bukan sekadar formalitas, tapi harus mencakup kedaulatan penuh atas wilayah, rakyat, dan pemerintahan Palestina, sesuai dengan keputusan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab.
“Jangan sampai Prabowo terkena tipu muslihat Israel yang sudah terkenal tidak menghormati keputusan internasional,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (29/5/2025).
HNW menyambut baik inisiatif global yang makin luas dalam mengakui Palestina, termasuk langkah Prancis untuk mengeluarkan komunike bersama Arab Saudi. Ia menekankan pentingnya solidaritas internasional yang lebih besar, dengan 146 negara anggota PBB kini telah mengakui Palestina sebagai negara merdeka.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa pernyataan Prabowo yang membuka peluang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel jika Palestina merdeka, harus dibatasi dengan syarat yang sangat tegas. “Publik tidak ingin Indonesia jadi korban manuver Israel, yang kerap mengingkari janji bahkan setelah menyatakan dukungan,” tegasnya.
Hidayat juga menyoroti kondisi di lapangan, seperti penghancuran Gaza, penjajahan di Tepi Barat, dan ancaman perubahan Masjid Al-Aqsa menjadi Solomon Temple. Ia menegaskan bahwa Palestina baru bisa disebut merdeka jika wilayah, rakyat, dan tempat sucinya benar-benar lepas dari pendudukan dan kekerasan Israel.
“Pengakuan terhadap Israel harus datang setelah Palestina benar-benar merdeka, berdaulat, dan bebas dari penjajahan. Itulah komitmen yang sejalan dengan Pembukaan UUD 1945 dan amanat konstitusi,” pungkasnya (RED).































Discussion about this post