JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menyinggung peluang salah satu pimpinan Komisi I DPR RI untuk masuk ke jajaran kabinet pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pernyataan tersebut disampaikan Utut dalam rapat kerja Komisi I DPR RI yang turut dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M. Herindra, serta para kepala staf angkatan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/1).
“Mohon izin, di depan ada Pak Menhan, Panglima yang hadir. Itu menjadi daya tarik luar biasa. Kalau katanya orang sebelah kanan saya, yang dugaan saya sebentar lagi akan di eksekutif, you cannot beat the band with uniform,” ujar Utut dalam rapat tersebut.
Meski tidak menyebut nama secara langsung, berdasarkan pantauan di ruang rapat, pimpinan Komisi I DPR RI yang duduk di sebelah kanan Utut adalah politikus Partai Gerindra, Budi Djiwandono.
Budi Djiwandono diketahui merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto. Ia adalah anak dari Sudrajad Djiwandono, mantan Gubernur Bank Indonesia, dan Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo, kakak kandung Prabowo. Kakak Budi, Thomas Djiwandono, juga dikenal sebagai salah satu tokoh di Partai Gerindra.
Pernyataan Utut tersebut muncul di tengah menguatnya isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih dalam beberapa waktu terakhir. Namun, pihak Istana membantah kabar tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan hingga kini belum ada agenda Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat.
“Reshuffle kabinet? Belum, belum, belum ada,” kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (19/1).
Meski demikian, pernyataan Utut dalam rapat Komisi I tersebut kembali memantik spekulasi publik terkait dinamika politik dan kemungkinan perubahan komposisi kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran (RED).



























Discussion about this post