JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Putri Khairunnisa’, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif generasi muda dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan negara, khususnya terkait agenda Reformasi Polri dalam kerangka supremasi sipil.
Penegasan tersebut disampaikan Putri Khairunnisa’ saat membuka talkshow bertajuk “Reformasi Polri dan Supremasi Sipil” yang digelar DPP KNPI di Jakarta, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini dihadiri perwakilan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, seperti OKP Cipayung, BEM SI, BEM NUS, Ismahi, dan Permahi, serta menjadi agenda Bidang Hukum dan HAM DPP KNPI.
“Seluruh yang hadir di sini adalah bagian dari pemuda Indonesia yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan masa depan bangsa,” ujar Putri dalam sambutannya.
Menurutnya, forum diskusi menjadi ruang penting bagi pemuda untuk merumuskan gagasan, menyampaikan kritik, serta memberikan masukan yang konstruktif dan berbasis data. Ia menekankan, partisipasi pemuda tidak boleh berhenti pada aksi demonstrasi semata, melainkan juga diwujudkan melalui kajian akademik yang dapat dijadikan rujukan dalam perumusan kebijakan publik.
Putri juga mengapresiasi peran aktif Bidang Hukum dan HAM DPP KNPI yang dinilainya konsisten melakukan edukasi, penyusunan kajian, serta penyampaian rekomendasi kebijakan kepada pemerintah.
Dalam konteks Reformasi Polri, Putri menyoroti peran strategis kepolisian dalam memberantas berbagai praktik mafia yang merugikan masyarakat, mulai dari judi online, mafia tambang, hingga mafia pangan. Ia menegaskan, meskipun pemerintah memiliki kemampuan deteksi, pendalaman dan investigasi tetap menjadi tugas utama Polri.
“Sebagai pemuda, kita tidak cukup hanya mengetahui harga cabai, telur, atau beras mahal. Kita harus memahami akar persoalannya, siapa yang diuntungkan dan siapa yang dirugikan,” tegasnya.
Putri menambahkan, pemuda memiliki posisi strategis sebagai perpanjangan tangan rakyat dalam menyuarakan aspirasi dan mengawal keberpihakan kebijakan kepada kepentingan publik.
Ia berharap diskusi tersebut menghasilkan masukan dan kajian konkret dari berbagai organisasi kepemudaan yang hadir. Putri juga berkomitmen menyampaikan hasil diskusi kepada Tim Reformasi Polri serta menembuskannya kepada DPR dan Presiden.
“Itu adalah komitmen dan janji saya,” pungkas Putri Khairunnisa’ (RED).































Discussion about this post