BANJARBARU, RADIANTVOICE.ID – Ketua DPP PKB, Syaiful Huda, menegaskan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merupakan partai yang konsisten menggabungkan nilai religiusitas dan nasionalisme dalam praktik politiknya. Hal itu disampaikan saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PKB di Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tanah Laut, Rabu (8/4/2026).
“Kalau ada pertanyaan partai mana yang menggabungkan religiusitas dan nasionalisme, maka jawabannya adalah PKB,” ujar Syaiful Huda.
Dalam kesempatan tersebut, Huda menyampaikan bahwa Kalimantan Selatan menjadi wilayah yang mendapat perhatian khusus dari DPP PKB. Hal ini ditandai dengan penunjukan Cucun Ahmad Syamsurijal sebagai Ketua DPW PKB Kalimantan Selatan.
“Kalimantan Selatan termasuk yang mendapat keberkahan karena langsung dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI. Banyak DPW yang menginginkan beliau menjadi ketua,” tambahnya.
Huda juga menyampaikan salam dari Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, kepada seluruh kader di Kalimantan Selatan yang telah berjuang sejak 1998.
Ia menegaskan bahwa kekuatan politik PKB terletak pada perpaduan nilai keagamaan dan semangat kebangsaan yang harus terus dijaga. Menurutnya, politik tidak cukup hanya berbasis nasionalisme, tetapi juga harus dilandasi nilai religiusitas.
“Gerakan politik tidak cukup hanya nasionalisme, tetapi harus dipadukan dengan semangat religiusitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Huda menyebut PKB sebagai partai yang mengusung politik idealisme, yakni politik yang berpihak pada kepentingan umat dan rakyat, bukan pragmatisme.
“PKB adalah partai yang mengusung politik kepedulian. Politik berbasis idealisme, bukan pragmatisme,” ujarnya.
Ia pun optimistis kader PKB di Kalimantan Selatan mampu menjadi garda terdepan dalam melawan praktik politik pragmatis serta memperkuat peran partai sebagai kekuatan politik masa depan di Indonesia (RED)


























Discussion about this post