JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menegaskan bahwa mitigasi pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional sudah siap menghadapi potensi gangguan akibat dinamika geopolitik global. Pernyataan ini disampaikan usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dirjen Migas KESDM, SKK Migas, BPH Migas, dan PT Pertamina Patra Niaga, di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (08/4/2026).
Menurut Bambang, langkah antisipatif sudah disiapkan untuk menjaga ketersediaan BBM dan LPG, termasuk menghadapi hambatan di jalur strategis seperti Selat Hormuz. “Mitigasi sudah disiapkan, sehingga suplai minyak mentah maupun BBM tetap aman dan tidak terganggu,” ujarnya.
Legislator Fraksi Partai Golkar ini menekankan pentingnya kesadaran bersama seluruh pihak, termasuk masyarakat, dalam menjaga ketahanan energi nasional. Penggunaan BBM secara efisien dan tepat sasaran menjadi salah satu kunci stabilitas pasokan.
Bambang juga menyoroti pengawasan distribusi BBM oleh BPH Migas dan aparat penegak hukum sebagai langkah preventif terhadap praktik penyelewengan, termasuk potensi tindak pidana korupsi. “Ketahanan energi bukan hanya soal produksi, tapi juga distribusi dan pengawasan yang tepat,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, PT Pertamina Patra Niaga memastikan pengadaan dan penyaluran BBM berjalan lancar, serta menyatakan kesiapan menghadapi segala skenario gangguan global untuk menjaga pasokan energi tetap stabil (RED).

























Discussion about this post