JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Rina Sa’adah, mengkritik efektivitas program pemerintah yang dinilai belum mampu mendorong peningkatan penerimaan pajak secara signifikan. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama para pakar di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Menurut Rina, terdapat ketimpangan antara besarnya anggaran yang telah digelontorkan pemerintah dengan hasil yang diperoleh dari sisi penerimaan negara.
“Logikanya, program itu dibuat untuk menggerakkan ekonomi. Tapi yang terjadi sekarang, program habis anggaran, lalu pajaknya tetap dikejar ke masyarakat,” ujar Rina.
Ia menilai, kebijakan fiskal seharusnya dirancang untuk menghasilkan dampak ekonomi yang berkelanjutan, bukan sekadar penyerapan anggaran.
Rina menegaskan, APBN perlu diposisikan sebagai instrumen investasi yang mampu membuka ruang ekonomi baru, sehingga penerimaan negara dapat meningkat secara alami.
“Kalau sekarang ini yang dikejar pajak ke masyarakat, tetapi dari sisi APBN, jangan hanya dilihat sebagai beban. Mestinya APBN diposisikan sebagai investasi yang bisa membuka ruang ekonomi baru,” katanya.
Selain itu, ia juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap program pemberdayaan UMKM yang dinilai belum efektif mendorong pelaku usaha berkembang.
“Stimulus untuk UMKM memang ada, seperti bantuan modal dan inkubasi. Tapi setelah itu tidak ada pengawasan apakah mereka benar-benar naik kelas dari usaha kecil ke menengah,” jelasnya.
Rina menilai pola tersebut cenderung menyerupai bantuan sosial, bukan strategi pemberdayaan ekonomi produktif.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sektor penerimaan negara masih bertumpu pada perdagangan, sementara sektor lain seperti pertanian dan perikanan belum dimaksimalkan.
“Program di sektor pertanian dan perikanan sebenarnya sudah bagus. Tapi kalau dilihat dari dampaknya terhadap penerimaan negara, masih kurang maksimal,” pungkasnya.
Ia pun mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program yang ada agar benar-benar mampu meningkatkan penerimaan negara tanpa menambah beban masyarakat (RED).





























Discussion about this post