JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Menjelang puncak arus balik Lebaran 2026, Anggota Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia menilai, kesadaran pemudik menjadi faktor utama dalam menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Syarief mengatakan, meskipun arus mudik sebelumnya berjalan relatif lancar, tantangan arus balik diprediksi lebih berat akibat meningkatnya volume kendaraan dalam waktu bersamaan.
“Proses mudik kemarin berjalan lancar dan tidak ada kejadian yang terlalu berarti,” ujar Syarief saat dihubungi di Jakarta, Kamis (26/3/2026).
Ia menyebutkan, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada akhir pekan, sehingga masyarakat diminta mengatur waktu perjalanan dengan baik dan tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh lelah.
“Sabtu dan Minggu ini diperkirakan menjadi puncak arus balik, sehingga masyarakat perlu mengatur waktu perjalanan dengan baik,” tegasnya.
Menurut politisi Fraksi Partai NasDem tersebut, langkah sederhana seperti beristirahat secara berkala, memeriksa kondisi kendaraan, serta menjaga emosi saat berkendara sangat menentukan keselamatan perjalanan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama, bukan hanya soal cepat sampai,” lanjutnya.
Selain itu, Syarief juga mengimbau pemudik untuk memanfaatkan informasi lalu lintas secara real-time guna menghindari kepadatan di titik-titik rawan macet. Fleksibilitas dalam memilih rute dan waktu perjalanan dinilai dapat membantu mengurai kepadatan.
Di sisi lain, ia menekankan pentingnya kesiapan pemerintah dan koordinasi antarinstansi dalam mengantisipasi berbagai potensi kendala selama arus balik.
“Koordinasi antarinstansi harus lebih baik agar seluruh potensi kendala di arus balik bisa diantisipasi sejak dini,” pungkasnya.
Berbagai instansi terkait, seperti Basarnas, Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, hingga BMKG diharapkan tetap siaga demi memastikan arus balik Lebaran berjalan aman dan lancar (RED).





























Discussion about this post