JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani, menyoroti polemik pengumuman hasil seleksi jalur Talent Scouting di Universitas Indonesia yang dinilai merugikan calon mahasiswa.
Ia menyampaikan kekecewaan atas perubahan status kelulusan sejumlah peserta dalam waktu singkat setelah pengumuman resmi dirilis pada Selasa (17/3/2026) malam.
“Ini sangat mengecewakan dan merugikan calon mahasiswa. Banyak dari mereka sudah menerima ucapan selamat karena dinyatakan lolos, tetapi kemudian statusnya berubah. Hal ini tidak bisa dianggap sebagai kesalahan kecil,” ujar Lalu Hadrian.
Menurut dia, dalih kesalahan teknis pada sistem tidak dapat dijadikan pembenaran. Pasalnya, pengumuman sebelumnya sempat berjalan normal dan dapat diakses oleh publik.
“Kalau memang sejak awal sistem bermasalah, seharusnya tidak dilakukan pengumuman. Ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola sistem penerimaan mahasiswa,” tegasnya.
Ia pun mendesak pihak rektorat UI untuk segera melakukan investigasi menyeluruh serta memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait insiden tersebut.
Tak hanya itu, Lalu Hadrian juga meminta agar hak calon mahasiswa yang sempat dinyatakan lolos tetap dilindungi dengan mengembalikan status kelulusan mereka.
“Jangan sampai kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi ternama seperti UI rusak hanya karena persoalan ini. Hak calon mahasiswa harus dilindungi,” tambahnya.
Ia menilai peristiwa ini menjadi ujian serius bagi kredibilitas UI sebagai perguruan tinggi unggulan dalam menjaga profesionalitas dan transparansi proses seleksi.
“Sebagai perguruan tinggi unggulan, UI seharusnya menjunjung tinggi profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas. Kejadian ini harus menjadi evaluasi serius agar tidak terulang di masa mendatang,” pungkasnya.
Sebagai informasi, jalur Talent Scouting UI merupakan salah satu skema penerimaan mahasiswa baru untuk kelas internasional, yang diperuntukkan bagi calon mahasiswa dengan kemampuan bahasa Inggris, baik untuk program gelar tunggal maupun gelar ganda (RED).





























Discussion about this post