GRESIK, RADIANTVOICE.ID – Anggota Komisi VII DPR RI Dina Lorenza menyoroti pentingnya peran industri besar dalam memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mendukung promosi pariwisata Indonesia hingga ke tingkat global.
Hal tersebut disampaikan Dina saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI ke fasilitas produksi GarudaFood Putra Putri Jaya di Kabupaten Gresik, Kamis (5/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, politisi dari Partai Demokrat itu mempertanyakan sejauh mana perusahaan telah mengintegrasikan UMKM lokal dalam rantai produksinya, termasuk UMKM yang telah tersertifikasi oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).
“Yang saya ingin tanyakan, ini kira-kira berapa persen yang berasal dari UMKM lokal yang terintegrasi, yang tersertifikasi Badan Sertifikasi Nasional (BSN). Garuda Food ini kan bukan hanya industri besar pangan berskala nasional, tapi juga perusahaan yang sangat besar dengan tiga pabrik. Yang ingin kita lihat adalah seberapa besar dampaknya terhadap ekosistem, bagi UMKM dan juga petani sebagai penyedia bahan baku,” ujar Dina.
Ia menilai, sebagai produsen makanan ringan berskala nasional, Garuda Food memiliki potensi besar untuk berperan sebagai agregator bagi UMKM, terutama dalam memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Selain itu, Dina juga menyoroti peluang kolaborasi antara industri dengan pelaku ekonomi kreatif. Menurutnya, kerja sama tersebut dapat membuka peluang baru bagi pelaku usaha lokal dalam mengembangkan produk yang memiliki nilai komersial lebih tinggi.
“Karena Garuda Food ini produsen snack, tentu bisa masuk ke dalam ekosistem UMKM. Pertanyaannya, sejauh mana perusahaan ini menjadi agregator UMKM dan bagaimana mitra potensialnya untuk sektor ekonomi kreatif,” lanjutnya.
Lebih jauh, Dina menekankan keterkaitan erat antara produk makanan ringan dengan sektor pariwisata. Ia menilai produk UMKM, termasuk makanan ringan khas daerah, sering menjadi bagian dari pengalaman wisatawan saat berkunjung ke berbagai destinasi di Indonesia.
Menurutnya, produk-produk tersebut berpotensi menjadi wajah promosi pariwisata sekaligus bagian dari diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional.
“Ketika kita pergi ke daerah wisata, pasti ada UMKM dan makanan-makanan snack khas daerah. Yang ingin saya ketahui, apakah produk-produk UMKM yang terhubung dengan Garuda Food ini sudah bisa menjadi brand nasional bagi wajah pariwisata dan diplomasi budaya Indonesia,” tuturnya.
Dina pun berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku industri dapat semakin diperkuat guna membangun ekosistem ekonomi yang saling terintegrasi.
Menurutnya, sinergi tersebut penting agar sektor pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, dan industri nasional (RED).



























Discussion about this post