JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menegaskan pentingnya penguatan basis data terintegrasi untuk mempercepat capaian Program 3 Juta Rumah yang menjadi prioritas nasional. Hal itu disampaikannya usai pertemuan strategis dengan Menteri Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) guna memperkuat kolaborasi penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Menurut Sari, akurasi data menjadi fondasi utama agar alokasi anggaran negara untuk sektor perumahan lebih efisien dan tepat sasaran.
“Dengan basis data yang dipantau secara baik, manfaat nyata bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sari dalam keterangan tertulis yang diterima Rdaiant Voice, Selasa (24/2/2026).
Ia menilai kolaborasi lintas instansi perlu diperkuat, termasuk dengan Badan Pusat Statistik (BPS), agar program benar-benar menyasar keluarga berpenghasilan rendah dan kelompok rentan. Pendekatan berbasis data dinilai sejalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan fiskal.
Politisi asal Lombok, Nusa Tenggara Barat itu juga mengajak dukungan seluruh pemangku kepentingan—pemerintah pusat dan daerah, DPR, dunia usaha, hingga masyarakat—agar sinergi kebijakan perumahan berjalan efektif. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan mempercepat realisasi hunian layak sebagai fondasi kesejahteraan.
“Dengan kerja sama yang solid, dukungan parlemen, pemanfaatan data yang tepat, serta keterlibatan dunia usaha dan masyarakat, harapan akan rumah layak bukan lagi sekadar cita-cita, tetapi langkah nyata menuju kesejahteraan bersama,” pungkas Sari (RED).






























Discussion about this post