RIAU, RADIANTVOICE.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir mengapresiasi perjuangan Anggota DPR RI Komisi X, Karmila Sari, dalam memperjuangkan penambahan kuota Program Indonesia Pintar (PIP) bagi peserta didik di Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Tambahan kuota dinilai berdampak langsung terhadap perluasan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
Kepala Disdikbud Rokan Hilir, M Nurhidayat, menyebut lonjakan kuota PIP sebagai kabar baik bagi sekolah dan orang tua. “Alhamdulillah, berkat dukungan dan aspirasi Ibu Karmila Sari, kuota PIP Rokan Hilir meningkat sangat besar. Ini sangat membantu peserta didik dari keluarga kurang mampu agar tetap bersekolah,” ujarnya saat dihubungi.
Sebelumnya, kuota PIP Rokan Hilir tercatat 4.411 peserta didik untuk jenjang paket kesetaraan, SD, dan SMP. Melalui jalur aspirasi, kuota tersebut bertambah signifikan hingga sekitar 20.000 peserta didik untuk SD, SMP, dan SMA/sederajat. Disdikbud memastikan proses verifikasi akan dipercepat agar bantuan tepat sasaran.
Menanggapi apresiasi tersebut, Karmila menegaskan komitmennya mengawal penyaluran bantuan hingga benar-benar diterima penerima manfaat. “Tambahan kuota ini harus berdampak nyata. Saya minta pendataan dipercepat, verifikasi diperketat, dan penyaluran diawasi agar tepat sasaran,” kata Karmila.
Selain PIP, Disdikbud Rokan Hilir juga menerima dukungan program revitalisasi sekolah melalui jalur aspirasi. Program ini mencakup satu TK/PAUD, sembilan SD, dan empat SMP. “Kami berharap perbaikan sarana prasarana membuat proses belajar mengajar lebih aman dan nyaman, sehingga kualitas pendidikan ikut meningkat,” tambah Nurhidayat.
Karmila menutup dengan menekankan pentingnya kolaborasi pusat-daerah. “Kalau data rapi dan koordinasi kuat, bantuan bisa cepat turun dan anak-anak tidak tertinggal sekolah,” tegasnya (RED).





























Discussion about this post