JAKARTA. RADIANTVOICE.ID – Komisi III DPR RI menyetujui nama Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) usulan DPR untuk menggantikan Arief Hidayat yang akan memasuki masa pensiun pada Februari 2026 mendatang.
Persetujuan tersebut diputuskan dalam rapat pleno Komisi III DPR RI yang digelar secara singkat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/1). Seluruh delapan fraksi di DPR RI menyatakan setuju secara bulat atas penetapan Adies Kadir.
“Komisi III menyetujui saudara Prof. Dr. Ir. H. Adies Kadir, S.H., M.Hum, sebagai Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi yang berasal dari usulan DPR,” kata Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman selaku pimpinan rapat.
Habiburokhman kemudian meminta persetujuan forum. “Setuju?” tanyanya, yang langsung dijawab kompak oleh seluruh peserta rapat.
Sebelumnya, Komisi III DPR RI sempat menyetujui Ketua Badan Keahlian DPR, Inosentius Samsul, sebagai calon hakim MK pengganti Arief Hidayat melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada Agustus 2025. Bahkan, nama Inosentius juga telah disahkan dalam rapat Paripurna DPR RI pada masa sidang I tahun 2025–2026.
Namun, hingga kini Komisi III DPR RI belum mengungkapkan alasan pergantian nama calon hakim MK tersebut. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP, Safaruddin, enggan memberikan penjelasan lebih lanjut.
“Nanti tanya Ketua Komisi III DPR lebih jelasnya,” ujarnya singkat.
Adies Kadir saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Namanya sempat menjadi sorotan publik pada gelombang demonstrasi di DPR RI pada akhir Agustus 2025, terkait pernyataannya mengenai tunjangan rumah anggota DPR.
Meski sempat dinonaktifkan oleh partainya, Adies kemudian dinyatakan tidak bersalah oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI dan kembali aktif. Sejak itu, Adies diketahui jarang tampil di hadapan publik maupun memberikan keterangan kepada media.
Penetapan Adies Kadir sebagai calon hakim MK selanjutnya akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku sebelum resmi menggantikan Arief Hidayat pada 2026 (RED).































Discussion about this post