JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia, Muhammad Kasman, mengajak generasi muda menjadikan pergantian tahun sebagai momentum penguatan nilai moral dan spiritual di tengah kompleksitas tantangan sosial yang kian berkembang.
Kasman menilai, arus perubahan sosial dan kemajuan teknologi yang pesat perlu diimbangi dengan fondasi moral dan keimanan yang kuat agar pemuda tidak mudah terjerumus pada perilaku menyimpang.
“Pergantian tahun seharusnya menjadi momen untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt., memperkuat nilai moral, dan menata kembali orientasi hidup pemuda agar lebih bermanfaat bagi sesama,” ujar Kasman di Jakarta, Rabu (31/12).
Ia menyoroti masih maraknya persoalan sosial yang melibatkan generasi muda, mulai dari kenakalan remaja, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkotika, hingga dampak negatif penggunaan teknologi informasi yang tidak bijak.
Menurut Kasman, penguatan spiritual menjadi salah satu kunci penting agar pemuda mampu mengendalikan diri sekaligus mengambil peran positif di lingkungannya.
“Dengan iman dan moral yang kuat, pemuda tidak hanya mampu menjauhi hal-hal negatif, tetapi juga tampil sebagai teladan dan penggerak perubahan sosial,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar perayaan Tahun Baru tidak diisi dengan aktivitas hura-hura yang berpotensi meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum. Sebaliknya, kesederhanaan dan refleksi dinilai jauh lebih bermakna.
Selain aspek spiritual, Kasman mendorong pemuda untuk aktif berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan bangsa melalui pendekatan kreatif dan kolaboratif bersama berbagai elemen masyarakat.
Menutup pernyataannya, Kasman berharap Tahun Baru dapat menjadi titik awal lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas dan produktif, tetapi juga berakhlak, beriman, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masa depan bangsa (RED).



























Discussion about this post