JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – DJ Donny angkat bicara soal kebebasan berekspresi dan demokrasi setelah mengaku mendapat teror berupa kiriman bangkai ayam ke rumahnya. Pernyataan itu ia sampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @dj_donny, pada Selasa (30/12).
Dalam unggahannya, Donny mengecam keras aksi teror tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk intimidasi terhadap suara kritis warga. Ia menilai cara-cara ancaman semacam itu tidak mencerminkan sikap beradab dalam negara demokrasi.
“Buat yang ngirim bangkai ayam ke rumah gue, itu tindakan pengecut,” tulis Donny dalam unggahannya.
Donny menegaskan bahwa masyarakat tidak seharusnya takut untuk menyampaikan pendapat, terutama jika kritik yang disampaikan berlandaskan kebenaran. Ia juga menyinggung bahwa kritik terhadap kekuasaan merupakan hal yang sah dalam sistem demokrasi.
“Presiden kita pun mengizinkan untuk dikritisi, selama apa yang kita sampaikan itu benar,” lanjutnya.
Lebih jauh, Donny menyayangkan munculnya ancaman terhadap warga sipil. Menurutnya, tindakan intimidatif justru bertentangan dengan prinsip negara hukum dan demokrasi.
“Bisa-bisanya negara mengancam rakyatnya. Ini biadab,” tulis Donny, menyoroti keras praktik ancaman yang ia kecam.
Unggahan tersebut menuai perhatian luas dari publik. Sejumlah warganet menyatakan solidaritas dan mendukung sikap Donny dalam menyuarakan kebebasan berpendapat tanpa intimidasi.
Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum terkait dugaan teror yang dialami DJ Donny (RED).



























Discussion about this post