SURABAYA, RADIANTVOICE.ID — Latihan Kader (LK) III Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jawa Timur resmi ditutup di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur pada Senin (29/12/25).
Kegiatan ini diikuti oleh kader HMI dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini sebagai puncak tertinggi training perkaderan HMI sebagai bentuk komitmen untuk terus menumbuhkan pemimpin-pemimpin masa depan.
Sekretaris Jenderal PB HMI, Muh. Jusrianto, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran kader HMI sebagai subjek advokasi kebijakan publik, terutama dalam isu lingkungan yang hari ini menjadi persoalan serius dan kerap menimbulkan konflik ekologis dan sosial di daerah.
“Kader HMI tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah maraknya persoalan lingkungan khususnya situasi pertambangan. Kita harus hadir, terlibat aktif, dan mengambil peran advokatif di daerah masing-masing agar pengelolaan sumber daya alam berjalan adil dan berkelanjutan,” ujar Muh. Jusrianto.
Menurutnya, penguasaan isu lingkungan harus dibarengi dengan kapasitas analisis hukum, kebijakan, dan dampak sosial-lingkungan agar advokasi yang dilakukan kader HMI memiliki basis argumentasi yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Ketua Umum BADKO HMI Jawa Timur, Yusfan Firdaus, menegaskan bahwa LK III bukan sekadar forum pengkaderan struktural, melainkan ruang pembentukan kesadaran kritis kader terhadap masa depan lingkungan hidup Indonesia.
“Kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian dari etos perjuangan kader HMI. Kerusakan ekologis hari ini akan menentukan kualitas hidup generasi mendatang. Karena itu, kader HMI dituntut tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan moral dan keberpihakan pada keberlangsungan lingkungan,” ujar Yusfan.
Ia menambahkan, alumni LK III BADKO HMI Jawa Timur harus menjadi motor penggerak advokasi lingkungan dan sumber daya alam di wilayah masing-masing, baik melalui jalur kebijakan, gerakan masyarakat, maupun penguatan wacana publik.
Dengan berakhirnya LK III BADKO HMI Jawa Timur ini, diharapkan lahir kader-kader strategis HMI yang memiliki kapasitas kepemimpinan, ketajaman analisis, serta keberanian moral untuk terlibat aktif dalam isu-isu krusial bangsa, khususnya pengelolaan sumber daya alam dan keberlanjutan lingkungan hidup. (RED).































Discussion about this post