JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Usulan pembangunan gerai Koperasi Merah Putih (KMP) yang dipatok hingga Rp 1,6 miliar per unit menuai sorotan dari pengurus koperasi di tingkat kelurahan. Mereka menilai pendekatan tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan koperasi yang baru dibentuk dan justru berpotensi menghambat pengembangan usaha.
Dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), Joao Angelo De Sousa, menyampaikan bahwa angka Rp 1,6 miliar merupakan hitungan “rasional” berdasarkan standar konstruksi nasional. Ia menjelaskan bahwa dengan perhitungan indeks konstruksi daerah, kebutuhan biaya secara keseluruhan bahkan bisa mencapai Rp 600 triliun karena perbedaan harga antarwilayah.
Namun, pendapat itu dipandang kurang relevan untuk tahap awal oleh Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Duren Tiga, Marwan Aziz.
“Pembangunan kantor atau gerai tidak perlu langsung besar. Koperasi kan mulai dari usaha dulu. Kalau anggaran terlalu banyak untuk bangunan, itu malah jadi beban,” kata Marwan di Jakarta Selatan, Kamis (27/11).
Marwan menilai bahwa pengembangan koperasi seharusnya dimulai dari penguatan usaha, bukan pembangunan fisik yang memakan biaya besar. Menurutnya, koperasi justru membutuhkan dukungan berupa permodalan, peningkatan kapasitas SDM, pembentukan jaringan usaha, hingga digitalisasi.
“Yang paling penting itu modal usaha. Bukan gedungnya dulu. Kalau yang dibangun malah beban utang, nanti perkembangan koperasi bisa tersendat,” ujarnya.
Sebagai mahasiswa Pascasarjana Manajemen Universitas Nasional (UNAS) dan Founder Kabar.id serta Kabar Koperasi, Marwan menegaskan bahwa koperasi harus fokus pada keberlanjutan usaha dan kesejahteraan anggota. Pembangunan gerai dapat dilakukan bertahap sesuai kebutuhan.
Marwan juga berharap pemerintah mempertimbangkan kembali skema pembiayaan agar tidak memberatkan koperasi yang baru berdiri.
“Evaluasi perlu dilakukan supaya program ini betul-betul memperkuat ekonomi masyarakat, bukan menambah beban,” tegasnya (RED).




























Discussion about this post