JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Ir. H. Sumail Abdullah, menyampaikan aspirasi masyarakat pesisir Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (24/11/2025). Dalam forum tersebut, Sumail menyoroti kegelisahan para nelayan terkait terus menurunnya hasil tangkapan ikan setiap tahun.
Sumail menjelaskan bahwa Muncar merupakan salah satu kawasan industri perikanan tertua dan terbesar di Jawa Timur, namun saat ini sedang menghadapi tekanan berat akibat perubahan ekosistem laut.
“Keresahan ini langsung datang dari dapil saya, Muncar, yang merupakan industri perikanan tertua di Jawa Timur. Hasil tangkapan nelayan menurun setiap tahun karena ekosistem laut sudah berubah,” tegas Sumail dalam rapat.
Selama puluhan tahun, Muncar menjadi pusat aktivitas industri perikanan dan pengolahan hasil laut. Namun dalam lima tahun terakhir, nelayan setempat mengeluhkan penurunan drastis hasil tangkap, yang berdampak pada pendapatan dan keberlangsungan ekonomi keluarga nelayan.
Sumail menilai kondisi tersebut bukan hanya persoalan sektor perikanan, tetapi menyangkut keberlanjutan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pesisir. Ia mendorong KKP segera menyiapkan langkah intervensi berbasis riset serta kebijakan pemulihan jangka panjang.
“Tentu harus dicarikan solusi untuk masyarakat. Dan ini harus disuarakan secara terbuka,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia meminta KKP mempercepat pemulihan ekosistem laut, penguatan pengawasan penangkapan ikan, serta revitalisasi industri pengolahan hasil laut di wilayah Muncar.
Sumail juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku industri agar penanganan krisis perikanan di Muncar dapat berjalan efektif.
Menutup penyampaiannya, ia menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dialog di Komisi IV serta berharap persoalan Muncar menjadi prioritas dalam agenda kebijakan KKP (RED).






























Discussion about this post