JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Memiliki rumah bersih dan tertata adalah impian banyak orang, tapi seringkali proses membersihkannya terasa melelahkan dan tidak efisien. Tanpa strategi yang tepat, Anda mungkin menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk membersihkan area yang sama berulang kali.
Artikel ini akan membahas 5 langkah membersihkan rumah sesuai urutan agar lebih efisien, dilengkapi contoh praktis, data pendukung, dan tips alat yang tepat. Simak panduan lengkapnya untuk mengubah rutinitas bersih-bersih menjadi lebih cepat dan terorganisir!
Kunjungi juga: Jasa Bersih Rumah Tangerang Selatan
Mengapa Urutan Membersihkan Rumah Penting?
Sebelum masuk ke langkah-langkah, penting memahami mengapa urutan membersihkan rumah berpengaruh besar pada efisiensi. Menurut penelitian dari American Cleaning Institute, 65% orang merasa membersihkan rumah lebih cepat ketika mengikuti urutan sistematis. Alasannya:
- Mencegah Pekerjaan Berulang: Misalnya, membersihkan lantai sebelum menata barang akan membuat lantai kotor kembali.
- Mengoptimalkan Waktu: Urutan yang tepat memastikan tidak ada area yang terlewat atau perlu dibersihkan ulang.
- Mengurangi Kelelahan: Fokus pada satu jenis tugas (seperti debu atau noda) mengurangi kebingungan dan energi terbuang.
Dengan menerapkan 5 langkah membersihkan rumah sesuai urutan agar lebih efisien berikut, Anda bisa menghemat hingga 40% wa ktu bersih-bersih!
Langkah Pertama: Decluttering. Singkirkan Barang yang Mengganggu
Mengapa Harus Dimulai dari Sini? Decluttering adalah langkah pertama yang krusial. Membersihkan rumah yang penuh barang tidak hanya memakan waktu, tetapi juga menyulitkan akses ke sudut-sudut penting. Cara Melakukannya:
- Pilah Barang per Kategori: Mulai dari pakaian, dokumen, hingga perabot kecil. Contoh: Kumpulkan semua pakaian di kamar tidur, lalu pisahkan yang masih dipakai dengan pakaian yang sudah rusak.
- Gunakan Prinsip “One In, One Out”: Untuk setiap barang baru yang masuk, keluarkan satu barang lama.
- Sumbang atau Daur Ulang: Barang yang tidak terpakai bisa disumbangkan ke yayasan atau diolah menjadi kerajinan.
Sebuah studi di Journal of Environmental Psychology (2021) menunjukkan bahwa rumah dengan decluttering rutin mengurangi stres penghuni hingga 32%.
Kesalahan Umum: menyimpan barang “untuk jaga-jaga” yang justru menumpuk serta tidak melibatkan anggota keluarga dalam proses pemilahan.
Langkah Kedua, membersihkan dari atas ke bawah. Mengapa Urutan Ini Penting? Debu dan kotoran jatuh ke bawah karena gravitasi. Jika anda membersihkan lantai terlebih dahulu, kotoran dari langit-langit atau furnitur tinggi akan mencemarinya kembali.
Alat yang Dibutuhkan:
- Kain mikrofiber (efektif menangkap debu tanpa meninggalkan serat).
- Vacuum cleaner dengan sambungan panjang untuk langit-langit.
- Tangga atau alat penggapai.
Langkah Kerja:
- Langit-langit dan Kipas Angin: Gunakan kain kering atau vacuum attachment untuk menghilangkan sarang laba-laba dan debu.
- Furnitur Tinggi: Lap lemari, rak buku, atau bingkai foto.
- Jendela dan Kaca: Semprot dengan cairan pembersih kaca, lalu lap hingga kering.
Contoh Kasus:
Setelah membersihkan kipas angin yang berdebu, Anda akan melihat partikel debu jatuh ke lantai. Jika lantai sudah dipel sebelumnya, Anda harus mengulang pekerjaan itu.
Langkah Ketiga, fokus pada area kotor terlebih dahulu. Prioritaskan Kamar Mandi dan Dapur. Kamar mandi dan dapur adalah area dengan risiko bakteri tertinggi. Membersihkannya lebih awal mencegah kontaminasi kuman ke ruangan lain.
Kunjungi juga: Jasa Cuci Sofa Jakarta Pusat

Tips Membersihkan Kamar Mandi
- Semprotkan Cairan Desinfektan: Biarkan 10 menit sebelum disikat agar bakteri mati.
- Gunakan sikat gigi bekas: Untuk sudut sempit seperti sela keran atau ubin.
- Bersihkan Saluran Air: Tuang campuran soda kue dan cuka untuk menghilangkan bau.
Tips Membersihkan Dapur:
- Fokus pada Kompor dan Sink: Noda minyak dan sisa makanan mudah mengeras jika dibiarkan.
- Bersihkan Kulkas: Buang makanan kadaluarsa dan lap rak dengan cuka
WHO mencatat bahwa 55% penyakit infeksi berasal dari dapur dan kamar mandi yang tidak higienis.
Langkah Keempat, Vacuum dan Pel Lantai di Akhir
Mengapa Ini Langkah Terakhir? Setelah debu dan kotoran dari langit-langit, furnitur, serta area kotor jatuh ke lantai, kini saatnya membersihkannya sekaligus.
Teknik Efisien:
- Vacuum sebelum mengepel. Menyapu atau vacuum menghilangkan debu besar, sehingga pel tidak cepat kotor. Gunakan Sistem “Two Bucket”: Satu ember berisi air sabun, satu lagi untuk membilas kain pel. Cara ini mencegah penyebaran kotoran.
- Mulai dari sudut terjauh: agar tidak menginjak lantai yang sudah dipel. Contoh Alat Rekomendasi:
- Robot vacuum (seperti Xiaomi Mi Robot) untuk permukaan kering.
- Pel uap (Steam Mop) untuk membunuh bakteri tanpa bahan kimia.
Kesalahan umum yang seringkali terjadi mengepel lantai tanpa menyapu debu terlebih dahulu, menyebabkan noda mengembang.
Langkah Kelima, Berikan Sentuhan Aromaterapi dan Ventilasi
Tahap Final untuk Kenyamanan.
Setelah rumah bersih, pastikan udara segar dan aroma menenangkan tersebar merata. Adapun cara melakukannya:
- Buka Jendela 15-30 Menit: Biarkan udara luar menggantikan udara pengap.
- Gunakan Diffuser Aromaterapi: Minyak esensial lavender atau lemon memberikan efek relaksasi.
- Semprotkan Disinfektan Udara: Terutama di musim hujan untuk mencegah jamur.
Contoh Produk:
- Stella Magic Air Spray dengan kandungan antiseptik alami.
- Lavender Essential Oil untuk diffuser.
- Bonus: Tips Menjaga Efisiensi Setelah Membersihkan
Agar rumah tetap rapi lebih lama, terapkan kebiasaan kecil berikut:
- Cuci Piring Setelah Makan: Mencegah penumpukan di sink.
- Simpan Barang di Tempatnya dalam 5 Detik: Hindari kebiasaan menunda.
- Jadwal Bersih-Bersih Harian 10 Menit: Contoh: mengepel lantai dapur setiap selesai masak.
Kesimpulan
Dengan menerapkan 5 langkah membersihkan rumah sesuai urutan agar lebih efisien di atas, Anda tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga memastikan hasil maksimal. Mulai dari decluttering, membersihkan atas ke bawah, fokus pada area kritis, hingga memel lantai di akhir, setiap langkah dirancang untuk meminimalkan pekerjaan berulang. Ingat: konsistensi adalah kunci! Lakukan evaluasi rutin dan sesuaikan dengan kebutuhan rumah tangga Anda (RED).



























Discussion about this post